Tugas 5 - DML dan ERD

Nama: Putri Asri Larasati
Kelas: TMJ 1 REG
NIM: 4312122020

DDL dan ERD

1.      Praktekan seluruh perintah DML
1    1. SELECT
          Perintah berikut adalah perintah untuk menampilkan harga barang dari tabel_makanan yang kurang dari 
8        8000
2. INSERT
          Perintah dibawah ini adalah perintah untuk memasukkan data kedalam tabel yang telah dibuat atau tabel 
          yang pernah ada.


3    3. UPDATE
4    4. DELETE
          


2.      Terangkan dan jelaskan secara singkat dari macam-macam atribut!
Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan entitas, dan atribut mempunyai nilai (harga). Contoh atribut untuk entitas pegawai misalnya nama, alamat, tempat dan tanggal lahir, dll. Atribut digambarkan dengan simbol elips. Atribut dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :
a. Atribut sederhana/atomic
Yaitu atribut yang tidak dapat dibagi-bagi menjadi atribut yang lebih sederhana (mendasar).

b. Atribut komposit
Yaitu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.

c. Atribut Berharga tunggal (single valued attribute)
Yaitu  atribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.

d. Atribut berharga ganda (multi valued attribute),
Yaitu atribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu. 


e. Null-value
Yaitu atribut yang tidak mempunyai nilai dan tidak diketahui harganya. 
f. Atribut kunci 
Yaitu atribut yang unik dari suatu entitas dan nilai dari atribut kunci akan berbeda untuk masing-masing entitas. Atribut kunci dapat berupa atribut sederhana atau komposit. Atribut memiliki value set (domain) yang digunakan untuk dapat mendefinisikan harga nilai yang dapat dimiliki oleh atribut dari suatu entitas.


3.      Apa yang dimaksud dengan Diagram E-R dan sebutkan fungsinya !

ERD adalah sebuah konsep yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dan didasarkan pada persepsi dari sebuah dunia nyata yang terdiri dari sekumpulan objek, disebut entiti & relasi diantar objek-objek tersebut.
Fungsi Diagram ERD yaitu untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data.
Dengan ERD, model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang dilakukan. Diagram ER pertama kali dideskripsikan oleh Peter Chen yang dibuat sebagai bagian dari perangkat lunak.


4.      Diagram E-R mempunyai 4 simbol utama, sebutkan dan jelaskan masing-masing simbol tersebut !

a.      Entitas


      Entitas adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi dalam lingkungan pemakai



b.      Relasi

      Relasi menunjukkan adanya hubungan di antara sejumlah entitas yang berbeda



c.       Atribut

      Atribut berfungsi mendeskripsikan karakter entitas (atribut yang berfungsi sebagai key diberi garis bawah)



d.      Garis

      Garis sebagai penghubung antara relasi dengan entitas, relasi dan antitas dengan atribut.

5.      Berikan contoh untuk masing-masing kardinalitas dalam Diagram E-R !
Kardinalitas pemetaan atau rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entitas yang dapat dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relasi.
 Contoh masing masing kardinalitas dari Diagram E-R meliputi :
1.      Hubungan satu ke satu (one to one).
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B.
2.      Hubungan satu ke banyak (one to many)
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B. Satu entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.
3.      Hubungan banyak ke satu (many to one)
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.
4.      Hubungan banyak ke banyak (many to many).
Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B, & satu entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.

Gambar Kardinalitas Pemetaan :





6.      Apa yg dimaksud dengan spesialisasi dan generalisasi ?

Spesialisasi adalah Proses mendesain subgrup di dalam suatu entity . Suatu himpunan entitas bisa memiliki subgrup yang berbeda diantara entitas-entitas lain dalam himpunan tersebut. Misalnya suatu sub himpunan entitasdalam suatu himpunan entity bisa memiliki atribut yang berbeda dari entity-entiti lain. Model E-R memiliki fasilitas untuk perbedaan ini.
Contoh : himpunan entitas account memiliki atribut account-number dan balance. Suatu account dapat diklasifikasikan lagi menjadi salah satu dari :
savings-account
checking-account
Setiap tipe account ini diterangkan dengan himpunan atribut yang termasuk dalam atribut-atribut dari entitas account ditambah dengan atribut tambahan. Contoh entity saving-account diterangkan dengan atribut interest-rate, danchecking-account diterangkan dengan overdraft-amount. Proses spesialisasi mengijinkan pembedaan account berdasarkan tipe account. Account juga dapat dibedakan dengan cara lain, misalkan berdasarkan tipe kepemilikkan menjadi commercial-account dan personal-account. Ketika dalam suatu entitas dibentuk lebih dari satu proses spesialisasi, maka suatu entitas menjadi milik dua spesialisasi tersebut. Misal suatu account bisa merupakan suatu personal account dan suatu checking account. Dalam diagram E-R, spesialisasi dilambangkan dengan komponen segitiga bertuliskan ISA. ISA juga melambangkan hubungan antara superclass-subclass. Entity yang dengan kedudukkan lebih rendah/tinggi memiliki lambang sama.

Generalisasi adalah proses pendefinisian subclass-subclass yang disatukan menjadi entitas  superclass tunggal  berdasarkan karakteristik umum. Disamping proses desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih rendah (subgrup)), desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up, yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan kesamaan feature-nya.
Desainer basis data mungkin mengidentifikasi terlebih dulu entitas checking-account dengan atribut account-numberbalance dan overdraftamount. Ditemukan juga entity set saving-account dengan atribut account-numberbalance dan interest-rate. Terdapat kesamaan antara entitas checking-account dengan entitas saving-account, yaitu keduanya memiliki beberapa atribut yang sama. Persamaan ini dapat diekspresikan dengan generalisasi 

Diagram spesialisasi dan generalisasi



 

Tugas 4 DDL dan Perancangan Basis Data


1.       Praktekan seluruh command pada DDL :
a.       CREATE
    syntax : CREATE database sekolah;
    Perintah create diatas akan membuat sebuah database dengan nama
    sekolah.

  
2. SHOW
    syntax : SHOW databases;
    Perintah SHOW diatas akan memperlihatkan semua database yang
 
    ada.
 



3. USE
    syntax : use sekolah;
    Perintah diatas akan mengaktifkan database dengan nama
 sekolah       sehingga kita dapat memanipulasi data yang ada.
 

4. ALTER
    Alter memiliki beberapa parameter, yaitu, ADD, DROP, dan MODIFY.
    syntax : alter table kelas add wali_kelas varchar(20);
    Perintah diatas akan menambahkan field wali_kelas ke dalam tabel
 
    kelas.
 

5.
 DROP
    syntax : drop table murid;
    Perintah diatas akan menghapus tabel
 murid dari database sekolah


2.      Apa tujuan perancangan basis data ?
·         Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
·         Memudahkan pengertian struktur informasi
·         Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storage space)
3.      Apa yang dimaksud dengan macro lifecycle dan micro lifecycle, sebutkan perbedaannya ?

Macro life cycle:

·          Analisa Kelayakan :
Tahapan ini memfokuskan pada penganalisaan areal aplikasi yang unggul , mengidentifikasi pengumpulan informasi dan penyebarannya, mempelajari keuntungan dan kerugian , penentuan kompleksitas data dan proses, dan menentukan prioritas aplikasi yang akan digunakan.

·         Analisa dan Pengumpulan Kebutuhan Pengguna :
Kebutuhan–kebutuhan yang detail dikumpulkan dengan berinteraksi pada sekelompok pemakai atau pemakai individu. Mengidentifikasikan masalah yang ada dan kebutuhan-butuhan, ketergantungan antar aplikasi, komunikasi dan prosedur laporan.

·         Perancangan :
Perancangan terbagi menjadi dua yaitu : perancangan sistem database dan sistem aplikasi.

·         Implementasi :
Mengimplementasikan sistem informasi dengan database yang ada.

·         Pengujian dan Validasi :
 Pengujian dan validasi sistem database dengan kriteria kinerja yang diinginkan oleh pengguna.

·         Pengoperasian dan Perawatan :
Pengoperasian sistem setelah di validasi disertai dengan pengawasan dan perawatan system.

Siklus Kehidupan Aplikasi Database ( Micro Life Cycle )

·         Pendefinisian Sistem:
Pendefinisian ruang lingkup dari sistem database, pengguna dan aplikasinya.

·         Perancangan Database:
Perancangan database secara logika dan fisik pada suatu sistem database sesuai dengan sistem manajemen database yang diinginkan.

·         Implementasi Database.
Pendefinisian database secara konseptual, eksternal dan internal, pembuatan file–file database yang kosong serta implementasi aplikasi software.

·         Pengambilan dan Konversi Data.
Database ditempatkan dengan baik, sehingga jika ingin memanggil data secara langsung ataupun merubah file–file yang ada dapat di tempatkan kembali sesuai dengan format sistem databasenya.

·         Konversi Aplikasi.
Software-software aplikasi dari sistem database sebelumnya di konversikan ke dalamsistem database yang baru.

·         Pengujian dan Validasi.
Sistem yang baru telah di test dan di uji kinerja nya.

·         Pengoperasian.
Pengoperasian database sistem dan aplikasinya. 

·         Pengawasan dan Pemeliharaan.
Pengawasan dan pemeliharaan sistem database dan aplikasi software

4.      - Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
-  Peninjauan dokumentasi yang ada
- Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data
- Daftar pertanyaan dan wawancara

5.      Transaction throughput :
Ialah rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi


 

Tugas - Tabel Data


Nama                      : Putri Asri Larasati
Kelas                      : TMJ 1 Reg 2012
NIM                       : 4312122020

1    1.     Buat sebuah basis data
a.       Buat sebuah desain basis data untuk contoh kasus praktek dokter pada sebuah rumah sakit

Tabel Spesialis

Tabel praktek
Tabel dokter

2. Berdasarkan tabel
a.       Dapatkan kd_dokter, nama, spesialis yang memiliki spesialisasi penyakit dalam


b.       Dapatkan daftar nama dokter, hp yang ahli di bidang bedah

c.       dapatkan daftar dokter yang praktek mulai pukul 08.15

d.       dapatkan daftar dokter yang praktek selesai pukul 20.00
e.       dapatkan nama dokter, hari dan spesialis yang praktek pada hari selasa
f.       Dapatkan daftar praktek dokter spesialis dan kandungan
3. Berdasarkan Tabel
          a.       Dapatkan informasi banyaknya dokter yang dimiliki rumah sakit

b.      Dapatkan informasi banyaknya dokter yang ahli di bidang kandungan

c.       Dapatkan dokter yang memiliki jam kerja paling lama







d.       Dapatkan dokter yang memiliki jam kerja paling singkat





e.       Dapatkan rata-rata jam praktek














 

Tugas 2 - Pengenalan RDBMS dan Model Data


Nama              : Putri Asri Larasati
No. absen        : 17
Kelas               : TMJ 1 REG
Nim                 : 4312122020

Pengenalan software RDBMS dan Model Data

Pada Bab ini disebutkan beberapa software RDBMS yang digunakan untuk keperluan manajemen sebuah sistem basis data. Software-software tersebut diantaranya:
  1. MySQL
  2. Oracle
  3. Microsoft SQL server
  4. Firebird
  5. Visual Foxpro
  6. Postgre SQL
  7. dBASE
  8. IBM DB/2
  9. Clipper
  10. FoxPro
  11. Model Data
Setelah dipelajari, software pengolah basis data yang umum digunakan dan berkualitas paling baik adalah:
1.      MySQL
MySQL saat ini paling banyak digunakan oleh berbagai perusahaan yang menggunakan konsep basis data karena MySQL menggunakan standar SQL yang bersifat multi-thread dan multi-use. Selain itu, MySQL merupakan software open source yang terbuka dibawah lisensi GPL yang lebih stabil dan tangguh serta lebih terjamin dalam hal keamanan. Kelebihan lainnya yaitu mampu menangani basis data dalam skala besar dan fleksibel dengan berbagai bahasa pemrograman.
2.      Oracle
Oracle merupakan softeware DBMS yang dapat bekerja di lingkungan server dan mampu menangani manajemen space dan basis data yang besar dengan tingkat performansi pemrosesan yang tinggi. Oracle juga memiliki kemampuan fleksibilitas untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi dan skalabilitasnya mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang
3.      Microsoft SQL Server
Merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Sangat umum digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil hingga menengah. Karena merupakan produk dari Microsoft, orang-orang awam mungkin tidak terlalu merasa asing dengan cara penggunaannya.

Nah software-software lainnya yang dapat digunakan antara lain:

a. dBASE
DBASE adalah database engine klasik yang masih tetap diminati sebagai program untuk menyimpan data-data perusahaan sampai sekarang.Sebagai database engine, dBASE menjadi standar file database pada masa keemasan sistem operasi DOS. DBASE populer sejak dBASE II dan dBASE III diterima sebagai standar.

b.  IBM DB/2
Keuntungan DB/2: dapat dijalankan pada bermacam-macam platform, menunjang client/server platform, aplikasi multimedia, object oriented, dirancang untuk memperoleh informasi dalam bisnis berskala kecil maupun besar, memiliki alat yang mengizinkan user membuat macam-macam aplikasi untuk mengakses dan bekerja dengan data.

c. Clipper
Clipper adalah bahasa pemprograman yang ditujukan pada pengolahan data.
Clipper dikenal pada dekade tahun 80-an sampai 90-an. Keuntungan Clipper adalah tidak memerlukan perangkat keras yang tinggi, tidak berbentuk grafis sehingga memudahkan dalam pencetakan melalui printer, dan mudah dalam pemasukan data.

d. FoxPro
Tahun 1984, fox software memperkenalkan foxbase untuk menyaingi dbase II. Foxbase hanya perangkat lunak kecil. Pada tahun 1989 foxbase berkembang menjadi foxpro dan memperkenalkan GUI.

e.FireBird
Kemampuan dari open source Firebird :
  1. Sebuah transaksi bisa di commit atau di rollback dengan mudah
  2. Menggunakan sintaks standard untuk menciptakan foreign key
  3. Menggunakan multi version concurrency system
  4. Bisa melakukan replikasi data dengan operasi insert, update atau delete ke dalam database
  5. Firebird support dengan multiple data file,
  6. Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas firebird.


Arsitektur sistem basis data
Arsitektur system basis data memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data. Dan terbagi atas tiga level yaitu :
  • Internal/Physical Level, berhubungan dengan bagaimana data disimpan secara fisik (physical storage). Merupakan level terendah untuk merepresentasikan basis data. Record disimpan dalam media penyimpanan dalam format byte. Didefinisikan sebagai sebuah Skema Internal.
  • External /View Level, berhubungan dengan bagaimana data di representasikan dari sisi setiap pengguna dan merupakan level pengguna. Yang dimaksud dengan pengguna adalah programmer, end user atau DBA. Setiap user mempunyai ‘bahasa’ yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Conceptual/Logical Level, menghubungkan antara internal & external level. Conceptual level adalah sebuah representasi seluruh muatan informasi yang dikandung oleh basis data.
gambar di bawah ini adalah aplikasi dari layer pada dbms:



Model Data

Pengertian Model Data
Model data adalah sekumpulan konsep-konsep untuk menerangkan data, hubungan-hubungan
antara data dan batasan-batasan data yang terintegrasi di dalam suatu organisasi.

Jenis-jenis model data

1. Object based data model
Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar
entitas.
Terdiri dari
1. Entity Relationship model
2. Binary model
3. Semantik data model
4. Infological model       

Entity relasionhip model - Model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan
suatu persepsi bahwa real word terdiri dari objek-object dasar yang mempunyai
hubungan atau relasi antara objek-objek tersebut. ER model ini berisi ketentuan /aturan khusus yang harus dipenuhi oleh isi database.Aturan terpenting adalah MAPPING CARDINSLITIES, yang menentukan jumlah entity yang dpt dikaitkan dengan entity lainnya melalui relationship-set.
Simbol yang digunakan:
















  
Semantic Model - Hampir sama dengan Entity Relationship model dimana relasi antara objek
dasar tidak dinyatakan dengan simbol tetapi menggunakan kata-kata (Semantic).
Sebagai contoh, dengan masih menggunakan relasi pada Bank X sebagaimana
contoh sebelumnya, dalam semantic model adalah seperti terlihat pada gambar di
atas.
Tanda-tanda yang menggunakan dalam semantic model adalah sebagai berikut :






















Record base data model
Model ini berdasarkan pada record untuk menjelaskan kepada user tentang
hubungan logic antar data dalam basis data

Perbedaan dengan object based data model
Pada record based data model disamping digunakan untuk menguraikan struktur
logika keseluruhan dari suatu database, juga digunakan untuk menguraikan
implementasi dari system database ( higher level description of implementation)
Terdapat 3 data model pada record based data model :

A. Model Relational,
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah table, dan
masing -masing table terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini
berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.
Contoh : data base penjual barang terdiri dari 3 tabel :
Supllier
Path (Suku_cadang)
Delivery (pengiriman)

SUPPLIER




B. Model Hirarki
Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan link
(pointer), dimana record-record tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan
masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen


C. Model Jaringan
Mirip dengan hirarkical model, dimana data dan hubungan antar data
direpresentasikan dengan record dan links. Perbedaannya terletak pada susunan
record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk
grafik.

 















3. Physical Data Model
Digunakan untuk menguraikan data pada internal level atau menjelaskan kepada
pemakai(user) tentang bagaimana data-data dalam basis data disimpan didalam media
penyimpanan yang digunakan secara fisik. Model ini lebih berorientasi kepada mesin.
Beberapa model yang umum digunakan :
Unifying model
Frame memory

Physical Data Model merupakan konsumsi computer specialist yang mencakup
detil penyimpanan data di komputer.Pada konsep ini data direpresentasi dalam
bentuk record format, record ordering, dan access path.
Access path: adalah suatu struktur pencarian, pencarian record dalam database
diharapkan bisa efisien.

Berikut adalah contoh tabel database makanan ringan yang dibuat di MySQL.
Ketentuan:
id_mer char 3
nama char 15




Sources: