1.
Praktekan seluruh command pada DDL :
a.
CREATE
syntax : CREATE database sekolah;
Perintah create diatas akan membuat sebuah database dengan nama
sekolah.
syntax : CREATE database sekolah;
Perintah create diatas akan membuat sebuah database dengan nama
sekolah.
2. SHOW
syntax : SHOW databases;
Perintah SHOW diatas akan memperlihatkan semua database yang
ada.
syntax : SHOW databases;
Perintah SHOW diatas akan memperlihatkan semua database yang
ada.
3. USE
syntax : use sekolah;
Perintah diatas akan mengaktifkan database dengan nama sekolah sehingga kita dapat memanipulasi data yang ada.
4. ALTER
Alter memiliki beberapa parameter, yaitu, ADD, DROP, dan MODIFY.
syntax : alter table kelas add wali_kelas varchar(20);
Perintah diatas akan menambahkan field wali_kelas ke dalam tabel
kelas.
5. DROP
syntax : drop table murid;
Perintah diatas akan menghapus tabel murid dari database sekolah.
2.
Apa
tujuan perancangan basis data ?
·
Memenuhi
informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan
pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
·
Memudahkan pengertian struktur informasi
·
Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time,
processing time, dan storage space)
3.
Apa yang dimaksud dengan macro
lifecycle dan micro lifecycle,
sebutkan perbedaannya ?
Macro life cycle:
·
Analisa Kelayakan :
Tahapan
ini memfokuskan pada penganalisaan areal aplikasi yang unggul ,
mengidentifikasi pengumpulan informasi dan penyebarannya, mempelajari
keuntungan dan kerugian , penentuan kompleksitas data dan proses, dan
menentukan prioritas aplikasi yang akan digunakan.
·
Analisa dan Pengumpulan Kebutuhan Pengguna :
Kebutuhan–kebutuhan
yang detail dikumpulkan dengan berinteraksi pada sekelompok pemakai atau
pemakai individu. Mengidentifikasikan masalah yang ada dan kebutuhan-butuhan,
ketergantungan antar aplikasi, komunikasi dan prosedur laporan.
·
Perancangan :
Perancangan
terbagi menjadi dua yaitu : perancangan sistem database dan sistem aplikasi.
·
Implementasi :
Mengimplementasikan
sistem informasi dengan database yang ada.
·
Pengujian dan Validasi :
Pengujian dan validasi sistem database dengan
kriteria kinerja yang diinginkan oleh pengguna.
·
Pengoperasian dan Perawatan :
Pengoperasian
sistem setelah di validasi disertai dengan pengawasan dan perawatan system.
Siklus Kehidupan Aplikasi Database ( Micro Life Cycle )
·
Pendefinisian Sistem:
Pendefinisian
ruang lingkup dari sistem database, pengguna dan aplikasinya.
·
Perancangan Database:
Perancangan
database secara logika dan fisik pada suatu sistem database sesuai dengan
sistem manajemen database yang diinginkan.
·
Implementasi Database.
Pendefinisian
database secara konseptual, eksternal dan internal, pembuatan file–file
database yang kosong serta implementasi aplikasi software.
·
Pengambilan dan Konversi Data.
Database
ditempatkan dengan baik, sehingga jika ingin memanggil data secara langsung
ataupun merubah file–file yang ada dapat di tempatkan kembali sesuai dengan
format sistem databasenya.
·
Konversi Aplikasi.
Software-software
aplikasi dari sistem database sebelumnya di konversikan ke dalamsistem database
yang baru.
·
Pengujian dan Validasi.
Sistem
yang baru telah di test dan di uji kinerja nya.
·
Pengoperasian.
Pengoperasian
database sistem dan aplikasinya.
·
Pengawasan dan Pemeliharaan.
Pengawasan dan pemeliharaan sistem database dan aplikasi software
Pengawasan dan pemeliharaan sistem database dan aplikasi software
4.
- Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya
- Peninjauan dokumentasi yang ada
- Analisa
lingkungan operasi dan pemrosesan data
- Daftar pertanyaan
dan wawancara
5.
Transaction
throughput :
Ialah
rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh sistem basis data
dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi





0 comments:
Post a Comment